Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Pecundang

Cowok yang suka main tangan dengan pasangannya baik istri maupun pacar adalah pecundang di lingkungan sosialnya, makanya dia mencari kemenangan-kemenangan kecil di dalam hubungannya. Apalagi kalau masih pacaran sudah di pukuli dan bertahan karna masih sayang adalah orang paling bodoh di muka bumi ini. cmon girls. kamu pas lahir di adain slametan, syukuran, pengajian, di sekolahin, di sayangi ortu bukan buat dipukul lelaki yang baru kenal berapa bulan dengan alasan cemburu.

Ah Manusia!

Ketika hewan merasa terancam ia akan meninggikan bulunya untuk melindungi diri dari serangan musuh atau terlihat seram/sangar agar lawannya takut. Seperti kucing, ayam, landak, dll. Kalau manusia, yang ditinggikan ucapannya.

Rokok mulu!

Jangan meminta seseorang untuk secepatnya berhenti merokok. Karena berhenti merokok tidak semudah memberikan like di instagram. juga harus ada niat dan inisiatif yang timbul dari dalam diri sendiri dan tanpa paksaan dari orang lain (berlaku juga untuk berhenti dari berbagai bentuk ketergantungan lainnya). Oh yaa, Persamaan merokok dan terapi "tarik nafas perlahan lalu hembuskan" Adalah sama sama membuat kita menjadi lebih relax, chill, enjoy, dan mendapat kejernihan pikiran. Tapi perbedaannya adalah,merokok lebih banyak memasukan zat berbahaya sedangkan " tarik nafas lalu hembuskan" Tidak demikian.

Hah teman?

Definisi pertemanan bagi saya, secara kasarnya adalah 'ajang saling memanfaatkan satu sama lain dalam satu momen tertentu' karena pertemanannya biasanya berakhir saat momen itu hilang. Oh yaa, anjing lapar itu tidak pernah setia. Jadi jangan pernah berteman dengan orang-orang yang berbicara dengan Kamu hanya untuk keuntungan mereka sendiri.

Bodoh

Ada satu kata untuk orang-orang yang berpikir mereka tahu segalanya: Bodoh. Saya ketemu orang-orang bodoh sepanjang waktu. Dan alasan saya kenal mereka adalah karena saya biasanya menjadi salah satu dari mereka.

APATISME

Orang-orang sebaiknya memang diragukan. Banyak orang salah paham terhadap konsep ini. Meragukan adalah bagian dari usaha mengenali orang lain. Yang banyak disebut orang dengan ‘percaya’ sebenarnya hanyalah berhenti berusaha memahami orang lain, dan itu jauh lebih buruk daripada meragukan orang lain, karena itu sebenarnya adalah APATISME.