Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Can we just skip to Wisuda already

Gua nulis ini jam setengah dua dini hari, kebetulan abis instal software buat kebutuhan kuliah jadi sekalian buka laptop juga dan ada yang mau gua ceritain. Belakangan ini gua menyadari bahwa bertemu dan berinteraksi dengan orang baru itu sangat menyenangkan. Barusan gua ada mata kuliah, gua ketinggalan di jam pertama jadi gua ambil sesi ke dua di luar home base kelas yang seharusnya. Karna gua juga gak kenal seisi kelas ini, gua memutuskan dan memberanikan diri untuk membuka obrolan dengan orang di sebelah, cewe. And lucky me, she is fun . Dari obrolan yang terjadi gua tau dia juga satu angkatan dan masuk kelas yang bukan kelas dia, ambil matkul bawah juga. Ngobrol panjang lebar tentang perkuliahan, kerja praktek dan lain-lain. Even I dunno her name wkwk. Dan ya, gua senang sekali dan gua rasa this is what I need, berinteraksi. Terutama dengan orang-orang baru. Melihat lebih banyak presfektif dari orang lain tentang satu dan lain hal. Beberapa hari sebelumnya gua diajak nongkrong...

Rubanah Merah

Gambar
Yang terlupakan semestinya enggan lagi terulang. Merebut kisah masa kini dan menggantinya dengan kenangan masa silam. Begitu yang jatuh luruh, menyampaikannya pada muka yang lusuh. Masih gerimis, masih menangis. Aku biasanya memulai ini dengan beberapa perasaan yang harus kutikam sekali waktu. Bagi pemuja perasaan murung, sore adalah pagi dalam bentuk yang hampir sama dengan kadar enggan memulai percakapan yang tidak jauh berbeda. Aku yang tidak berhasil mendapatkan penjelasan atas jawaban yang kamu berikan malam itu. Aku kalah dalam percakapan yang sudah kupersiapkan jauh-jauh hari. Aku kalah namun tidak mengerti. Seolah melihat matamu pun aku tidak berani. Tidak jelas dan kamu ingin kita tidak jelas! Bukankah itu sudah semakin lebih jelas? Lalu. ... Apakah dengan mengurai lagi hal semacam ini, aku bisa meneruskan mimpi menjadi sesuatu yang tidak jelas kumengerti? Apakah sedemikian ini menerima hari kemarin? Apakah ada yang lain? Semoga saja ada. ... Semoga saja kamu tahu....

Satu Tahun Ini

Tentang satu tahun ini. Tentang Hal yang begitu cepat melesat. Setengah tahun pertama, aku kembali mengulang pelajaran yang sama pada tahun kemarin yang belum sempat tergenapi. Aku mengulang. Mengulang lalu terulang lagi. Belajar-ujian-gagal. Ya, aku bodoh untuk hal yang satu ini. Entah. Setengah tahun pertama, aku lebih menyukai apa yang aku sukai. Membaca buku. Membeli juga mengunduhnya. Beberapa kali mampir ke toko buku. Beberapa kali meminjam buku juga. Aku membaca. Mencoba belajar dari membaca. Katanya membaca sama halnya dengan mendengarkan. Ya, aku mungkin bisa jadi pendengar yang baik. Setengah tahun pertama, aku tidak pernah kehabisan kuota internet. Kuotaku lancar tak berbatas. Aku juga suka berselancar di dunia maya. Melihat-lihat apa saja. Menonton video bahkan film. Bagiku itu hal yang menyenangkan. Setengah tahun pertama, aku masih saja pemalas. Tidur yang terlalu pagi, bangun yang terlalu siang dan malam yang menurutku begitu sayang untuk dilewatkan. Setengah t...

Insecure

Gambar
Berbicara tentang ketidakpercayadirian, gua rasa kebanyakan dari kita semua pernah atau bahkan masih mengalami ini. Topik ini udah dari dulu dibahas banyak orang, tapi dengan adanya pengalihan bahasa, sekarang jadi agak ramai dibahas banyak orang lagi. Gua pernah dan cukup lama gak percaya diri. Warna kulit jadi satu dari banyak hal yang membuat gua gak percaya diri. Gimana enggak, pada waktu itu, dibanding temen-temen gua yang lain, warna kulit gua paling gelap. Sebenernya pas sekolah dasar it’s not a big deal , tapi pas lanjut sekolah ke Smp semua hal berubah, seorang remaja yang menuju masa puber jelas lebih memperhatikan banyak hal. Salah satunya penampilan. Dulu, pas Smp ada seorang cewe yang gua suka (dan kayaknya dia juga tau gua suka sama dia) bilang ke temen cewenya gini "si robby teh kasep ngan hideung". Omongan itu pada akhirnya nyampe juga ke telinga gua. Pada detik itu pandangan gua terhadap sekitar berubah total, gua merasakan betul transisi dari bocah SD m...

Hanaya Naftali

Jalan tidak pernah buntu ketika ada kamu Langit tidak pernah gelap ketika dia tahu ada begitu besar cahaya yang kamu pancarkan Bahkan hujan enggan turun ketika dia tahu bahwa kamu sedang bahagia-bahagianya Kamu lihat jerapah itu? Dia makan dedaunan dengan lahap karna tahu, ketika kamu ada, semua hal akan baik-baik saja Sebaik-baiknya doa selalu kamu panjatkan Sebaik-baiknya kata selalu kamu ucapkan Dan sebaik-baiknya hal, selalu kamu perbuat Entah bagaimana aku harus memalingkan wajah ketika senyum kamu terasa sangat hangat. Begitu hangat hingga mentari pun malu dibuatmu Parfume paling wangi mungkin diciptakan Tuhan dari keringat tubuhmu Beberapa makhluk tuhan bingung dan iri kenapa kamu diciptakan-Nya begitu sempurna Semut-semut itu mungkin punya keinginan yang besar untuk bersemayam di lesung pipimu Ku pikir, indera-indera yang dipunyai manusia akan sepakat bahwa berhadapan denganmu adalah hal yang hanya mereka jumpai sekali dalam hidup Harapku, semoga kedamai...

Bangsa Unik

Gambar
Ada satu buku yang gak pernah bosen gua baca, buku ini juga bisa dibilang menjadi inspirasi gua buat nulis keresahan gua terhadap sekitar, atau hal-hal yang pernah gua alami. Gak banyak buku yang bikin gua jatuh cinta, terlebih membacanya berkali-kali. Tapi buku ini beda. Sudut pandang bule Estonia terhadap masyarakat umum Indonesia ini sangat menarik. Kalo ada lima buku yang gua rekomendasikan untuk lu baca, buku ini ada di list nomor satu! Berit Renser selaku si penulis ini menuangkan keresahannya terhadap prilaku masyarakat Indonesia ke dalam sebuah tulisan yang menghibur, sampe lu dalam hati berkata, “Iya juga yaa”. Selain pembahannya yang simpel dan menarik, gaya penulisannya pun sangat mudah dipahami serta pemakaian diksi-diksi yang bersahabat dengar telinga orang awam. Salah satu keheranan si penulis terhadap orang Indonesia yang dia temui adalah, “Kenapa orang Indonesia bilang “iya” ketika mereka sebenarnya ingin mengatakan “tidak”? Gua merasakan hal yang sama, mungkin ...

Pick Me Girl

Gambar
Dikutip dari laman website Satu Persen, pick me adalah istilah bagi seseorang yang memiliki keinginan kuat untuk diterima di suatu kelompok sosial. Masih di laman website yang sama, definisi pick me girl adalah seorang perempuan yang berusaha keras untuk membuat pria terkesan dengan memastikan bahwa dia “tidak seperti wanita lain”. Pick me girl ini bisa hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya seorang pick me girl sering mengidentifikasi secara verbal apa yang membuat mereka berbeda dari teman-temannya dengan cara merendahkan. Sederhananya gini: “pilih aku dong, aku gak kaya cewe-cewe lain”. See? Dari definisinya aja, sudah sangat terdengar menyebalkan bukan? Sialnya, gua sering ketemu model beginian. Sebenernya ada juga cowo yang modelan kayak gini, tapi karna gua sendiri cowo, jadi gua sering nemunya yang lawan jenis, makanya gua bahas yang pick me girl. Gua sangat heran kenapa masih ada aja orang-orang yang kayak gini. Cara-cara itu tuh gak bikin lu jadi spesial kok. Alih-al...

Jokes

Gambar
Gua seneng bikin orang ketawa, kayak ada kepuasan tersendiri. Pun gua juga seneng dibuat ketawa sama orang. Menurut gua, ketawa itu udah jadi komoditas di tengah hiruk-pikuk keseharian. Bahkan beberapa orang berani mengeluarkan duit yang gak sedikit buat beli tiket dan nonton beberapa special show comedian ternama. Cuma buat apa? Betul. Ketawa. Makanya gua rispek sama orang-orang kocak yang bisa bikin temen-temennya ketawa. Biasanya di tongkrongan suka ada tuh satu orang yang berperan jadi si kocak ini dan peran si kocak ini cukup vital, karna menjadi tulang punggung tongkrongan biar rame. Kalo gua, gua ambil peran tukang ketawanya aja hehehe. Bikin jokes itu susah, gua tau betul. Apalagi selera humor orang-orang kan beda-beda satu orang dengan orang yang lain. Referensi komedi yang mereka baca, liat, denger juga beda-beda. Makanya untuk bikin jokes yang “works” si pembuat harus punya referensi yang banyak, harus banyak tau. Bikin jokes juga menurut gua gak ada batasnya. Lu bis...

Tanya Dong

Gambar
Malu bertanya sesat di jalan. Pepatah klasik ini pasti sering kita denger. Tapi ada beberapa hal yang gak harus ditanyain. Nanya mulu juga malu-maluin. Jangan sampe orang bilang, “Nanya mulu lu kek Dora” Tapi pertanyaan seseorang itu bisa mengungkap sedikit gimana isi kepala mereka, gua menyakini itu. Sangat. Kalo kata Voltaire, judge a man by his question rather than his answer. Gua sepakat sama pernyataan mbah Voltaire ini. Di kelas, gua adalah tipikal orang yang jarang nanya, karna topiknya menurut gua gak menarik. Kalau topiknya menarik kayak mata kuliah bahasa asing minggu lalu, dosennya asik dan topiknya juga sangat menarik buat gua. Interaksinya dapet. Tektokan aja seisi kelas jadinya walaupun Cuma 10 orang kalo gak salah. Apalagi kalo udah ada bumbu sejarah, seneng banget gua. Well, gua sebel kalo di kelas ada orang yang menanyakan sesuatu yang udah dia tau. Buat apa? Nilai lebih? Fuck lah. Dari sekian banyak hal yang mengubah sudut pandang gua tentang belajar, ada satu...

Wejangan Mbah Kakung

Gambar
Pitutur Jawa menyakini 5 hal yang menjadikan kita menjadi seorang satria. Menurut Pram dalam novelnya yang berjudul Bumi Manusia. 1. Wismo, rumah atau tempat tinggal. Tempat berangkat dan tujuan pulang. 2.    Wanito, pasangan hidup yang menjadi lambang kesuburan. Membuat yang dimiliki jadi lebih hidup, seperti rumah dan anak-anak. 3. Turonggo, kuda. Alat yang bisa membawa kemana-mana. Termasuk juga skil, kemampuan, kefasihan, keterampilan, kecerdasan, dan pengetahuan. Tanpa itu semua pendek langkahmu, pendek penglihatanmu. 4. Kuliko, burung. Kegemaran, hobi, seni, passion. Termasuk selera dan cita rasa.   5. Curigo, keris. Pertahanan, kewaspadaan, kekuatan untuk menjaga 4 hal di atas.  

"Bisa kali.."

Gambar
Salah satu keresahan gua adalah ketika ada orang yang tanya rumah gua di mana, gua selalu jawab di Cikampek. Karna kalo gua jawab jatisari atau pantura, bakal panjang urusannya. Apalagi orang yang tau kalo jalur pantura deket rumah gua ada kawasan prostitusi. Kayak kali asin, warung remang-remang, cikijing, janem. Mereka suka nyeletuk, “Bisa kale..” dikira gua germo kali ya. Ya walaupun rumah gua relatif deket dengan kawasan tersebut, bukan berarti gua suka mampir dong.. apalagi “maen” Enggak! Dulu sempet ada wacana legalisasi prostitusi, gua lumayan setuju. Karna kalo ngumpet-ngumpet dan enggak teredukasi justru bahaya, bisa kena penyakit. Kayak HIV, AIDS. Serem kan? Dilegalkan tapi juga diregulasi, kek minuman keras ada batasan umur untuk punya akses. Dan yang paling penting edukasi buat si penyedia jasa sama si pengguna jasa. Masalahnya walaupun dilarang gimanapun toh profesi ini bakal terus ada, di seluruh dunia bahkan bukan cuma di sini. Bahkan profesi ini tuh salah satu pro...

"Gak ah rumah lu jauh"

Gua adalah orang yang seneng kalo temen maen ke rumah , dari dulu, dari SD bahkan. Karna menurut gua, maen ke rumah adalah simbol keakraban. Karna gua seneng, gua juga jadi sering nawarin ke temen buat maen. Walaupun memang di rumah gua gak ada apa-apa, kopi saset mah ada lah. Dan kebanyakan respon mereka tuh sama, “gak ah rumah lu jauh”. Selepas lulus SD, gua emang lanjut SMP yang cukup jauh dari rumah, beda kecamatan (untuk ukuran anak SMP cukup jauh). Sebenernya ada SMP yang deket, Cuma karna nilai akhir gua gak mencukupi waktu itu, jadi gak diterima di SMP yang deket itu. Memang tolol saya ini. Tapi untungnya gua punya orang tua yang asik, mereka tidak peduli nilai rapot yang penting masuk sekolah, naik kelas , lulus . Mantap! Dari SD tuh gua gak pernah kayak anak-anak lain yang keringet dingin karna takut diomelin sama orang tua karna nilai sekolah yang gak sesuai sama harapan orang tua. Tapi pernah sekali waktu gua minta dibelliin playstation 2 ke bapak, kenapa minta ke bapa...

Jajan

Gambar
Jajan adalah aktifitas membeli sesuatu tapi lebih spesifik, kalau belanja kan konotasinya lebih kayak orang dewasa yang melakukan. Ibu-ibu belanja bulanan atau mbak-mbak SCBD belanja pakaian. Nah kalo jajan ini konotasinya anak kecil yang beli sesuatu. Tapi gak juga sih, seperti yang kita tau lelaki dewasa juga suka “jajan”. Ada satu jajanan yang gua seneng banget waktu SD, gua menamainya es krim goyang. Gua gak tau nama officialnya apaan, tapi karna proses pembuatannya yang digoyang (gerobaknya), jadi gua kasih nama es krim goyang. Orang Indonesia mah gampang namain sesuatu, kantong plastik bunyinya kresek-kresek, dinamain kresek. Polisi tidur dikasih nama gajlugan. Ya gitulah tipikal orang Indonesia. Bentuknya sama sebenernya kayak es krim stik konvensional, tapi yang menarik adalah kita tau cara buatnya, live. Beneran digoyang-goyang gerobaknya, kalo lu tambahin ceban, bukan cuma gerobaknya yang goyang, mamang-mamangnya juga ikut goyang itu. Serius. Tapi produk apapun kalo gak m...

Tukang Parkir Indomaret

Gua yakin kebanyakan dari kita pernah belanja kebutuhan atau jajan di minimarket modern kayak indomaret atau alfamart. Karna, gua rasa produk yang dijual itu beragam, dan kita jadi punya banyak opsi. Gua gak tau persisnya sejak kapan, tapi mungkin sekitar 6-7 tahun kebelakang mini market model begini tuh mulai menjamur. Di mana-mana ada, dan biasanya antara indomaret dan alfamart ini saling berdekatan posisinya. Ada juga positif dan negatifnya, contoh positifnya adalah bisa menyerap cukup banyak tenaga kerja. Seperti yang kita tau tingkat pengangguran di Indonesia itu cukup tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2021 tercatat ada 9,1 juta orang. Negatifnya adalah warung-warung konvensional udah gak jadi opsi buat jadi opsi buat jajan. Bahkan di Padang Sumatra Barat, waralaba indomaret dan alfamart gak dikasih izin oprasi. Alasannya, jika ada dua minimarket ini dikhawatirkan akan mematikan para pedagang tradisional. Tapi bukan it...

Tukang Potokopi Jutek

Bagi kita mahasiswa dan pelajar, tempat potokopi ini menjadi sesuatu yang cukup penting perannya dalam beberapa hal. Beli alat tulis, print tugas, bikin cover makalah. Dll Gua gak tau nama resmi dalam bahasa indonesia tempat potokopian itu apaan. Dan gua cukup yakin lu juga gak tau. kalau misalkan tempat-tempat jualan lain kan ada tuh namanya kek warteg, warnet, warkop. Nah kalo tempat potokopian apaan? Percetakan mungkin? Dari dulu sampe sekarang entah berapa kali gua ke tempat ini, di mana pun selalu punya persamaan. Mas-mas atau mbak-mbaknya tuh selalu cemberut, seolah-olah tidak menikmati pekerjaannya. Gak kayak mas-mas atau mbak-mbak indomaret yang ramah sama konsumen. Dalam kepala, gua menemukan sebuah asumsi bahwa “oh mungkin cemberut tuh karna mereka gak dibayar full atas pelayanan mereka”. Gua jelasin, mereka pikir mungkin mereka jual barang dan jasa. Sedangkan yang kita bayar Cuma barangnya doang. Jasanya enggak. Gua belum pernah liat orang ke potokopi terus motokopi se...

"Gapapa"'

Kalo kemaren gua udah bahas cowo, sekarang gua akan bahas cewe. Cewe adalah mahluk yang susah dimengerti. Ini lebih susah daripada matematika. Kenapa? Karna kalo matematika, kita gak ngerti, kita bisa tanya ke guru. Cewe? Kita gak ngerti, mereka ngambek. Kita tanya, mereka jawab, “pikir aja sendiri.” Begitu cowo mikir, apa yang dia pikir salah, si cewe langsung bikin story, “cowo emang gak pernah bisa ngerti cewe!” See? Cowo-cowo masih berniat mau pacaran sama cewe? Kayaknya mending homo aja deh. Gua gak pernah liat ada pasangan homo yang putus gara-gara salah satunya gak pengertian. Homo biasanya langgeng. Udah, buat jomblo-jomblo frustasi, mending homo aja wkwk. Btw gua juga jomblo, tapi gua gak frustasi yaa. Awas aja lu mikir aneh-aneh hahah Tapi buat yang keras kepala pengen pacaran sama cewe, gua pengen ngajak kalian mikir solusi dari masalah ini. Cewe adalah makhluk yang sensitif. Walaupun mereka sering bilang, “aku kuat kok.” Mereka pasti nangis di pojokan. Jangan pernah ...

Typing Jelek

Gambar
Pernah ngatain orang karena typingnya jelek? Atau malah pernah dikatain orang karena typing lu jelek? Atau setidaknya pernah liat orang dikatain sama orang lain karena typingnya jelek? Pasti pernah dong?! Setiap kali gua denger kata typing atau ngetik, gua selalu teringat satu nama. Sayuti Melik. Makanya kalo ada orang yang lama banget ngetiknya di grup Whatsapp, gua selalu timpalin, “Ngetik mulu lu kek Sayuti Melik.” For your information, Sayuti Melik ini orang yang ngetik naskah proklamasi. Tapi sebenernya gimana sih typing yang ganteng itu? Masalahnya gua juga pengen bisa. Muka gak ganteng ya minimal typingnya ganteng, gitu. Gua gak tau kapan dan di platform mana trend ini dimulai. Tapi kalo gua perhatiin, typing itu sebegitu pentingnya sekarang. Kadang karna cuma masalah typing, orang bisa ilfeel . Serius. Bukan cuma typing , tanda baca juga kadang bisa jadi masalah. “Di” dipisah dan “Di” disambung, apalagi. Ya tapi emang “Di” dipisah sama “Di” disambung ini bisa fatal...

Negara Berflower

Gambar
Pernah dengar istilah Negara berflower di sosmed? Tapi apasih maksudnya? Bukan. Bukan Negara yang penuh dengan berbagai macam jenis bunga. Negara berflower adalah istilah yang digunakan netizen untuk mendeskripsikan Negara berkembang, Indonesia salah satunya. Negara maju. Negara berkembang, dan Negara miskin. Tapi apa indikator sebuah Negara bisa dikatakan maju, berkembang, dan miskin? Salah satunya industrialisasi. Tapi ada klasifikasi lagi, klasifikasi tersebut adalah Negara pra industrialisasi , Negara industrialisasi , dan Negara pasca industrialisasi . Negara pra industrialisasi adalah Negara yang aktivitas ekonomi utamanya mencari dan memanen sumber daya alam, untuk dikonsumsi atau dijual. Contohnya, mereka bercocok tanam seperti ini: Lalu hasilnya ini, Lalu sebagian besar mereka konsumsi sendiri, sebagian yang lain mereka jual di pasar-pasar di pusat kota atau kabupaten masing-masing. Negara industrialisasi adalah Negara yang aktivitas ekonomi utamanya memproduksi ...