Perdebatan Monolog
Aku belum siap berjanji untukmu di masa depan. Mungkin, setelah aku menulis ini, tuhan bisa saja menanggilku dari dunia kehidupan. Dan sebelum penyesalan datang, sekali lagi aku tegaskan. Laki-laki itu, yang telah banyak berkorban, menghabiskan waktunya dalam kesepian, menunggu seseorang tanpa satupun jawaban, bahkan tega menolak semua ajakan demi satu wanita yang tak kunjung datang. Ia masih menantimu, sampai sekarang.