Kita yang baru

Jika kelak kita bertemu lagi, bisakah kita bertemu sebagai kita yang baru? Apa-apa yang terjadi setelah perpisahan itu, biarlah menjadi rahasia masing-masing.

Bagaimana perjalananmu? menyenangkan? Ah, kuharap jika kita bertemu di sebuah persimpangan nanti, jangan merasa sungkan untuk bertukar senyum dan mungkin sapaan juga, jika sempat.

Yaaah setidaknya, aku pernah hidup, sebagai rindu di telapak tanganmu dan dalam doa sepertiga malammu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Gapapa"'

Insecure

Minim Literasi