Angan
Terombang ambing terbawa arus, perasaan yang masih sama namun lebih menghujam hati. Bias rasanya seperti gunung berada diatas pundak, berat. Smartphone, kasur, batal, slimut, baling-baling kipas angin, charger yang terus nempel di terminal, senantiasa menemani hari-hari sunyi, iri. Mencoba melawan arus, tapi aku hanya cemoohan ikan-ikan yang lewat seliweran, terjebak dalam keputusan yang kubuat sendiri, sedih rasanya. Batu kali yang seakan mengejek keseharianku, bangun pagi dan merasa tidak berguna sama sekali. 31 januari