Keterbukaan Informasi dan Kemudahan Akses Terhadap Ilmu Pengetahuan
Gua selalu bertanya-tanya kenapa orang-orang terdahulu which is orang tua kita, kakek nenek kita lebih menguasai apa yang mereka apa yang mereka dapat ketika mengenyam pendidikan, bahkan sampai sekarang. Tentu banyak faktor dan alasan. Tapi gua belum menemukan faktor atau alasan yang bener-bener menjawab rasa penasaran gua. Kenapa ada gap yang cukup jauh antara generasi mereka dengan generasi gua? Sampai akhirnya gua menemukan jawaban yang cukup untuk menjawab rasa penasaran gua selama ini. Jawabannya adalah keterbukaan informasi yang massif dan akses terhadap ilmu yang sangat mudah.
Setiap sesuatu tentu berangkat
dengan dampak, dampak positif dan dampak negatif. Banyak sekali dampak positif
yang kita rasakan terkait kemudahan akses informasi dan
ilmu. Keterbukaan informasi dan mudahnya mengakses
ilmu yang harusnya membuat kita lebih berkembang, berwawasan, dan berilmu
justru malah menjadi boomerang. Disadari atau tidak dampak buruk dari kemudahan atas akses
informasi dan ilmu ini juga meningkatkan tingkat kemalasan kita dan cenderung
menyia-nyiakan apa yang sudah disediakan karena usaha yang kita lakukan tidak
sebesar apa yang kita peroleh.
Jawaban yang gua peroleh juga
sejalan dengan riset yang dilakukan (Iis
Daniyah, 2013) dengan judul Dampak Keterbukaan Informasi Terhadap Aktifitas Belajar Siswa di SMP Plus Nurnia Bangsalsari yang bisa lu akses di http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/EDU/article/view/56
Intinya gua mau bilang ke diri gua sendiri dan mungkin kalian yang baca ini. Mulailah lebih menghargai ilmu yang diperoleh dan lebih serius lagi dalam belajar. It’s worth to fighting for.
Komentar
Posting Komentar