(masih) kamu

Segala pengetahuanku tentang cinta

adalah bibirmu. Pantai, stasiun-stasiun, dan

semua hal yang mengajari aku menunggangi

gelombang, menumpangi kereta, menuju pulau

dan kota-kota yang tersembunyi di dadamu.


Aku datang dengan kaki-kaki yang tak

mengenali setapak ini dan belokan-belokan itu

hanya untuk sampai di ujung jari kakimu

dan berdoa di kedua telapak tanganmu bahwa cinta

adalah usaha, tenaga, dan sisanya adalah

jalan-jalan rahasia yang hanya bisa dilalui doa.


Kau boleh saja menamai semua bunga dan belukar

di pikiranku yang sewaktu-waktu akan bercerita

tentang bagaimana senyumanmu mendatangi

seluruh lembahnya dan membangun kediaman

tanpa satupun kerajaan dapat menaklukannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Gapapa"'

Insecure

Minim Literasi