"Kok lu gak follow sosmed gue sih?"
Sosial media atau yang biasa kita sebut sosmed adalah sebuah
produk kemajuan teknologi. Banyak sekali manfaat setelah kehadiran si sosmed
ini. Dari mulai dipakai orang untuk jualan, menawarkan jasa, informasi yang
lebih cepat menyebar, menjangkau sodara jauh, atau sebatas bersenang-senang
melihat meme-meme lucu yang bertebaran.
Ada positif ada negatif. Selain militan, jari netizen Indonesia
tuh jahat-jahat minta ampun. Coba deh lu cek kolom komentar di tweet yang lagi
rame, kolom komentar youtube, atau kolom komentar Instagram. Produk reformasi
bernama kebebasan berpendapat ada di mana-mana. Mungkin ini juga alasan kenapa
UU ITE itu ada. karena beberapa orang terganggu dengan jari netizen yang
ugal-ugalan ini.
Setidaknya sekali dalam hidup lu pasti pernah dapet pertanyaan sucks, "kok lu gak follow sosmed gue sih?" atau seruan "follow
sosmed gua dong" Pasti! Gua pernah dan menurut gua gak penting. Maksud
gua, lu kan punya nomor Whatsapp pribadi gua nih, gua pun punya Whatsapp
pribadi lu. Kalo ada keperluan kan bisa japri, gitu. Lagian, saling mutual di
sosmed itu bukan tolok ukur sebuah pertemanan juga kan. Lagian kenapa juga gua
harus tau lu lagi makan seblak racing, nongkrong di warung kopi gunung, atau
kenapa gua harus tau kalo sepupu lu nikah. Kan gak penting.
Ada lagi, orang-orang yang posting foto makanan atau minuman
(biasanya di resto atau di cafe), ada juga foto-foto liburan. Tanpa mengurangi
rasa hormat, menurut gua biasanya orang-orang yang ngambil foto itu mereka yang
pertama kali atau jarang. Ada juga yang emang berekspresi aja. Gua pun sama, tapi uploadnya di google
drive atau dropbox, biar aman dan antisipasi aja, jejak digital kejam. Tapi
balik lagi, gua gak ada masalah. Itu semua hak lu. Gua cuma berpedapat aja.
Boleh kan?
Belum lagi ada segelintir orang yang mengkasta-kasta kan medsos,
misalnya medsos A alay, norak, kampungan. Medsos B keren, high class, bermutu.
Menurut gua gak ada tuh istilah medsos norak, kampungan, alay. Gak ada! Yang
menentukan norak atau enggaknya kan isinya, nah mungkin ada yang salah sama
akun yang lu follow, atau pertemanan lu medsos, fanspage yang lu like di
sosmed tersebut. Yang menentukan isinya kan lu sendiri. Jadi, kalo menurut lu sosmed A norak, berarti lu sendiri yang norak. Simpel.
Komentar
Posting Komentar